Skip to content

Apple Developer Academy Indonesia 1st Cohort Graduation

Kemarin, tanggal 13, 14, 15 Maret 2019 adalah hari yang paling menyenangkan, mendebarkan, sekaligus mengharukan bagi kami semua. Tak terasa, sudah 9 bulan kami sesama student saling bekerja sama, bercanda, pusing bareng. Telah banyak cerita dan drama yang terjadi. Momen seperti ini mungkin tidak akan pernah terulang lagi. Tapi satu yang pasti, kami akan berjumpa lagi suatu saat nanti.

Pepatah tua mengatakan,

“Dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahaan.”

Wisuda pertama Apple Developer Academy Indonesia

Acara wisuda cohort pertama ini dihadiri oleh bapak dan ibu menteri, diantaranya ada Menteri Komunikasi dan Informatika Bapak Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati, beserta dengan beberapa orang perwakilan dari pihak Apple seperti Lisa Jackson selaku Vice President of Environment, Policy and Social Initiatives Apple.

Ada hal yang menggelitik yang sempat disampaikan oleh Bapak Rudiantara saat membuka acara wisuda ini. Beliau mengatakan saat ini ada tiga lembah silikon di dunia, yaitu Bay Area atau Silicon Valley di Amerika Serikat, Beijing di China, dan Bangalore di India. Lalu kemudian “B” yang berikutnya diharapkan adalah Bumi Serpong Damai (BSD City) yang akan menjadi lembah silikon yang ke empat. Lah.., kenapa bukan Bali pak?

Tapi apapun itu, semoga Indonesia tetap bergerak maju.

Lalu dapat ilmu apa aja?

Banyak diantara pembaca yang bertanya tentang hal ini, terutama bagi mereka yang sudah bekerja. Bagaimana tidak, kita harus mendedikasikan waktu kita selama 9 bulan di akademi. Waktu yang panjang, yang butuh pertimbangan dalam berbagai hal.

Kurang lebih ini yang kami lakukan pada semua project yang kami kerjakan selama di akademi. Di Apple Developer Academy kami menggunakan metode Challenge Based Learning (CBL). Mulai dari menggali ide, sampai aplikasi di publish ke App Store. Tapi tak jarang kami masih melakukan reverse-engineering haha.. Pengalamanku yang paling tidak terlupakan adalah saat kertas CBL kami dirobek dan diminta untuk mengulang kembali karena ketahuan sudah memikirkan hasil akhir saat masih di tahap ideasi atau riset 😅

Selain itu kami diberikan kesempatan untuk mendengarkan kisah orang-orang hebat dari dalam maupun luar negeri yang beberapa diantaranya menginspirasi kami. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa Inspirational Talks ini terkadang tidak terlalu bermanfaat apalagi saat pembicaranya tidak ada hubungannya dengan project yang sedang kami kerjakan.

Juga ada sesi Office Tour ke Tokopedia. Tapi sayangnya kami tidak diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan iOS Engineer Tokopedia, tidak seperti saat Tokopedia datang ke akademi.

Kalau untuk teknikal, kami dibekali dengan basic swift, basic shapebasic animation, dan basic yang lainnya. Bagi yang haus akan ilmu, tentu saja ini tidak akan cukup dan kami berinisiatif untuk membuka kelas sendiri yang kami sebut dengan after class session. Student yang lebih dulu tau akan mengajukan dirinya sendiri untuk sharing ke teman-teman yang lain, sekalian belajar public speaking.

Apakah device nanti jadi hak milik?

Ini sepertinya sudah menjadi pertanyaan wajib bagi semua yang pernah melihat video ataupun membaca artikel tentang Apple Developer Academy. Dan konon kabarnya, di Brazil semua student mendapatkan MacBook Pro dan iPhone mereka secara gratis dari akademi. Entahlah.., beritanya juga samar-samar. Tapi bagaimana di Indonesia?

Buat yang sudah lama menunggu, ini jawabannya.

Device utama yang selama ini kami pakai di akademi, yaitu MacBook Pro 15″ dan iPhone X (lihat spesifikasi detinya disini) akan diperpanjang masa peminjamannya selama 2 tahun ke depan. Iya, dipinjamkan. Dengan catatan, selama masa 2 tahun tersebut, setiap 3 bulan sekali harus melaporkan progress tentang apa yang kami kerjakan berkaitan dengan iOS Development. Dan yang terpenting, semua aplikasi yang terpasang harus berlisensi. Jika terdeteksi software ilegal, maka pihak Apple akan mengunci semua perangkat dan menghapus semua data tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Saran untuk cohort berikutnya

Bagi kalian yang sudah terlanjur bergabung dengan Apple Developer Academy, mohon untuk menjaga komitmennya, menjaga hubungan baik dengan teman-teman dan fasilitator disana, juga menjaga perangkat yang dipinjamkan.

Bagi kalian yang belum bergabung dan ingin menguasai teknis pemograman iOS secara mendalam, sebaiknya cari akademi yang memang fokus dengan teknikal, karena di sini bukan tempatnya.

Tetap semangat! Dan semoga yang terbaik menyertai kita!!

Published inApple Developer Academy

2 Comments

  1. fajar fajar

    Maksudnya ini apa ya bang?

    “Bagi kalian yang belum bergabung dan ingin menguasai teknis pemograman iOS secara mendalam, sebaiknya cari akademi yang memang fokus dengan teknikal, karena di sini bukan tempatnya”

    Aku ga paham apakah di situ tidak di ajarkan pemrograman?

    • omrobbie omrobbie

      Di artikel aku sempat singgung ada materi tentang basic swift. Coba baca lagi. Swift ini bahasa pemrograman. Tapi seberapa dalam mau mendalaminya, itu tergantung masing-masing individu. Fasilitator di sana siap membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2014 All rights reserved.